Game Mobile Legends

Game Mobile Legends Mulai Sepi Pemain, Ternyata Ini Alasannya

Blogging

Game Mobile Legends secara resmi telah dirilis sejak tahun 2016 silam sebagai game MOBA nomor 1 di Indonesia. Game ini pada zamannya sangat digilai oleh para penggemar mobile game online. Namun sayangnya belakangan ini mobile legends tampaknya mulai sepi pemain. Bahkan dilansir dari beberapa sumber terjadi penurunan jumlah pengunduh Mobile Legends di Indonesia sekitar 20% dalam kurung 3 bulan terakhir.

Kira-kira apa saja ya yang membuat game MOBA 5 vs 5 ini lambat laun sepi pemain? Meskipun hingga saat ini masih banyak yang memainkan mobile Legends, namun memang tidak bisa dipungkiri bahwa game ini mulai ditinggalkan oleh para penggemarnya. Hal itu semakin diperkuat dari banyaknya para influencer game di YouTube yang mulai beralih ke game lain yang katanya lebih seru dan menantang seperti game Battle Royale. Yuk cari tahu apa saja yang membuat permainan ini mulai sepi pemain.

Mulai Banyak Noob, Toxic, dan AFK di Game Mobile Legends

Pemain noob yang biasanya masih anak kecil pasti ditemukan hampir di setiap game online, termasuk mobile Legends. Hanya saja dalam game ini seharusnya membutuhkan kerjasama tim yang baik. Beda hanya dengan game battle royale seperti pubg di mana pemain masih memiliki kesempatan untuk menang asalkan memiliki skill yang mumpuni. Sangat disayangkan jika lagi seru main Mobile legens ternyata punya tim rendi yang noob.

Selain itu banyak ditemukan Toxic player yang merasa paling jago dan paling tahu tentang game yang sering disebut dengan ML ini. Sehingga mereka cenderung lebih egois dan ingin menang sendiri. Yang tak kalah menyebalkan lagi yaitu ketika ada pemain satu tim yang AFK alias Away From Keyboard yang mana mereka akan menghilang begitu saja atau diam ditempat ketika permainan berlangsung. Sehingga lebih banyak pemain Mobile Legends sekarang memilih pensiun dan beralih ke game yang lain.

Kualitas Game yang Semakin Menurun

Banyak para pemain alumni Mobile Legends yang mengklaim bahwa semakin lama permainan ini justru memiliki kualitas yang semakin menurun. Salah satu persoalan serius yang sering membuat kesal para pemain adalah seringnya lag. Padahal setiap detik dalam permainan ini sangat berharga. Salah satu pertanda game mobile Legend ngelag yaitu ping yang melampaui 60. Hal tersebut sangat merugikan apalagi ketika bermain di rank mode.

Selain itu game MOBA juga dianggap memiliki grafis yang buruk jika dibandingkan game MOBA lainnya. Apalagi ketika disandingkan dengan game pesaingnya seperti Vainglory, kualitas grafis dari Mobile Legends masih dinilai lebih jelek. Meskipun sebenarnya faktor ini lebih menguntungkan bagi mereka yang memiliki smartphone berspesifikasi standar.

Banyak Game yang Lebih Seru

Sebenarnya faktor utama mengapa game mobile legens mulai ditinggalkan yaitu karena banyaknya game-game baru yang lebih seru. Apa lagi demam game battle royale saat ini sangat terasa di Indonesia. Sejak kehadiran game pubg dan free fire yang booming banget sekarang, membuat banyak pemain Mobile Legends memutuskan untuk pindah game.

Tak bisa dipungkiri bahwa Mobile Legends menjadi salah satu game yang seru dan dulunya memang membuat ketagihan. Akan tetapi jika developer dari game ini tidak memberikan update atau pembaharuan yang lebih menantang maka akan dengan mudah tergeser oleh game online terbaru. Pada dasarnya sekarang banyak pemain Mobile Legends yang merasa bosan dan ingin mencoba tantangan baru di game lain.

Itulah beberapa alasan ML Bang – Bang mulai sepi pemain. Terlebih dengan harga hero di dalam permainan ini yang semakin lama semakin mahal, sepertinya tak heran jika permainan ini mulai ditinggalkan.